Alasan Perusahan Membutuhkan Inovasi

Alasan Perusahan Membutuhkan Inovasi

Perusahaan yang telah berjalan dan masih bertahan tentu memiliki banyak hal yang perlu dibenahi. Terkadang, perusahaan yang sudah berjalan akan mengalami pasang surut hingga membuat banyak rasa frustasi pada perjalanannya.

Persaingan dalam usaha tentu menjadi momok yang selalu akan dihadapi dalam berbagai hal. Kompetisi dalam persaingan usaha menjadi salah satu hal yang membutuhkan strategi matang untuk dapat membuahi kesuksesan menghadapi kompetitor yang ada saat ini.

Inovasi menjadi satu hal wajib yang perlu dilakukan jika ingin bertahan dalam kompetisi ini. Sebagai perusahaan yang telah berjalan, untuk menghadapi persiangan yang semakin hari terus bertambah diperlukan terobosan-terobasan baru hingga mampu bertahan dan terus berkembang.

Berikut kami sajikan alasan mengapa perusahaan harus terus berinovasi.

1. Persaingan Global

Dalam iklim bisnis saat ini, bidang permainan menjadi jauh lebih besar. Kompetisi tidak hanya terjadi di regional, itu di seluruh dunia. Klien dapat mencari layanan pelanggan yang lebih baik, harga lebih rendah, dan produksi lebih cepat dengan pencarian google yang sederhana. Jika tidak berinovasi, bisnis Anda akan gagal menghadapi persaingan.

2. Inovasi Memicu Inovasi

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana setiap ponsel pintar terlaris hadir dengan model baru setiap tahun? Proses inovasi yang berulang menginspirasi para pembuat konten untuk berpikir selangkah lebih maju dengan bertanya pada diri sendiri, “Bagaimana kita dapat melakukan ini dengan lebih baik?” Dengan setiap inovasi baru, sebuah perusahaan mempelajari cara-cara baru untuk beradaptasi dengan pelanggan mereka dan mengantisipasi kebutuhan masa depan mereka. Proses menaikkan bilah ini memengaruhi seluruh pasar dan pada gilirannya, jangan ada yang puas dengan stagnasi.

3. Generasi Baby Boomer pensiun

Menurut artikel ini di majalah Forbes, 3,6 juta baby boomer akan pensiun pada 2016. Dan jika Anda bertanya-tanya siapa yang akan menggantikan mereka, jawabannya sederhana: Generasi Millenial. Majalah Time menulis, “Generasi Millenial berinteraksi sepanjang hari tetapi hampir seluruhnya melalui layar.” Ini menimbulkan beberapa pertanyaan: Apakah perusahaan memiliki situs web? Apakah ponsel responsif? Apakah konten diperbarui secara teratur? Harapan mereka tentang apa yang harus disediakan oleh bisnis sangat berbeda dari pendahulunya. Populasi yang lebih muda ini mencari merek untuk direfleksikan secara digital maupun di kantor.

4. Ide Lebih Baik

Seiring basis pelanggan Anda berubah ke pemirsa yang lebih muda, demikian juga kebutuhan perusahaan Anda. Inovasi meluas ke bagaimana Anda melibatkan pelanggan Anda dalam proses ideasi. Karena kontes inovasi terbuka mendapatkan lebih banyak daya tarik di antara perusahaan besar seperti Starbucks, lebih banyak pelanggan akan berharap memiliki suara dalam menyelesaikan tantangan perusahaan. Membiarkan para inovator luar dan pelanggan setia untuk berkontribusi pada ide besar berikutnya adalah kesempatan menarik untuk melihat potensi merek melalui cara baru.

5. Perusahaan “IT”

Seharusnya tidak mengejutkan bahwa ketika sebuah perusahaan berinovasi. Ketika pencari kerja mencari untuk merombak karier mereka, mereka lebih tertarik pada perusahaan yang menerima perubahan, mendorong ide, dan mencari bakat terbaik.

Salah satu alasan bahwa start-up sangat menarik adalah mereka mengubah model kerja tradisional di atas kepalanya. Model baru ini datang dalam berbagai bentuk dari perusahaan terdistribusi untuk menghilangkan hierarki.