Mengenal Jenis Investasi Syariah

Saat ini, investasi menjadi salah satu hal yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Kemudahan berinvestasi serta banyaknya pilihan investasi membuat banyak masyarakat Indonesia tertarik untuk memiliki investasi.

Berbicara tentang investasi, tahukah kamu bahwa saat ini juga tengah tren jenis invetasi syariah?

Investasi syariah sendiri merupakan investasi namun menggunakan prinsip dasar hukum syariah Islam. Dan seperti halnya bank syariah, ini juga bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang beragama Islam saja – karena pada dasarnya, ini hanya seperti investasi biasa namun menggunakan prinsip yang berbeda dengan investasi konvensional pada umumnya.

Sama seperti investasi konvensional, investasi syariah juga memiliki banyak jenis investasinya. Beberapa bentuk investasi syariah akan kami bahas dibawah.

#1. Saham syariah

Di Indonesia, ada Jakarta Islamic Index yang merupakan saham yang bisa dibeli dengan menggunakan prinsip syariah. Prinsip syariah disini untuk saham adalah kepemilikan saham dikenal dengan kepemilikian atas perusahaan bukan saham dengan hak istimewa.

#2. Obligasi syariah

Jenis investasi kali ini juga sudah umum ditemui dalam investasi konvensional. Obligasi syariah menerapkan prinsip sertifikitat yang diterbitkan untuk kepemilikan sang investor.

#3. Deposito syariah

Umumnya, deposito di bank konvensional hanya menyimpan sejumlah uang dalam periode waktu tertentu – dan pada waktu pengambilan maka si pemilik uang(investor) akan mendapatkan sejumlah uang(bunga) dari kesepakatan awal. Tetapi pada saat penyetoran uang tadi, kita tidak mengetahui uang yang digunakan untuk apa dan kemana.

Sementara deposito syariah memiliki prinsip yang lebih jelas. Si investor yang menyetorkan uang akan menerima informasi sangat jelas tentang kemana uang akan digunakan, uang yang digunakan untuk usaha dan keuntungan dari usaha yang dijalankan tersebutlah yang akan dibagikan kepada investor.

#4. Reksadana syariah

Bentuk lain dari investasi syariah adalah reksadana syariah. Ini merupakan sekelompok investor yang berjalan untuk bidang syariah. Di Indonesia, PT. Danareksa sudah menerapkan hal ini.

#5. Pasar modal syariah

Mirip seperti pasar modal konvensional, tetapi pasar modal syariah memiliki prinsip untuk melarang jenis perbedaan saham hingga kerugian ditanggung bersama.